19 March, 2011

supermoon entar maleeem !!!

Peneliti astronomi dan astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menentang keras pendapat yang menghubungkan bencana gempa bumi dan tsunami di Jepang, dengan fenomena lunar perigee atau yang lebih populer dengan sebutan supermoon.
“Secara astronomi, tak ada kaitan- nya bencana di bumi ini dengan fenomena bulan yang posisinya sangat dekat dengan bumi,” katanya.
Sabtu ini (19/3), bulan akan berada paling dekat dengan bumi atau berjarak 356.577 kilometer. Selang beberapa lama kemudian, akan terjadi puncak bulan purnama.
“Fenomena supermoon itu istilah astrologi, bukan astronomi. Secara astronomi, saat bulan dekat dengan bumi, itu biasa-biasa saja,” kata Thomas kepada detikcom saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (12/3).
Bagi kalangan astrologi, kata dia, supermoon ini diramalkan ada bencana. Astrologi, menurut Thomas adalah psudosains atau sains semu.
“Secara astronomi tidak ada kaitannya,” tegasnya.
Ia mengatakan pada saat gempa di jepang terjadi Jumat siang (11/3), jarak antara bulan dan bumi sangat jauh yaitu 396.500 kilometer.
“Jadi kalaupun ada efek pasang surut, itu minim. Apalagi fase bulannya pun hanya 33%, sehingga efek penguatan matahari relatif kecil,” terangnya.
Karena itu, Thomas menegaskan tidak ada hubungannya jarak bulan dan bumi, dengan bencana yang terjadi di muka bumi ini.
“Kejadian gempa dan tsunami itu tidak ada kaitannya dengan pasang surut bulan apalagi dikaitkan dengan supermoon,” jelasnya.
Menurut Thomas, soal supermoon akan mempengaruhi pasang surut air laut maksimum, itu memang benar.
“Namun itu tidak berarti pasang surut maksimum itu terkait bencana. Mekanismenya beda. Gempa berdasarkan lempeng bumi, tidak ada pengaruh langsung dari bulan,” tegas Thomas.
Oleh karena itu, Thomas meminta masyarakat jangan khawatir dengan akan terjadinya posisi bulan mendekat bumi.
“Tidak perlu khawatir. Supermoon itu tidak ada landasan ilmiahnya,” pungkas Thomas. [detik]
jadi jangan lupayaaa. ntar malem jam 2 malem !!

No comments:

Post a Comment

gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama. readers pergi meninggalkan jejak. dududu~~